KENDARAAN YANG DIPAKAI POLISI POLISI SAAT BERTUGAS

1 Dec

kendaraan Harley Davidson Lawas Kepolisian

ADA pemandangan menarik ketika kami masuk ke sebuah tempat bernama ruang Koleksi dan Peristiwa Museum Polri. Ruangan ini, merupakan ruang pertama setelah kita melalui lobi gedung museum. Sebuah sepeda motor sespan Harley Davidson WLA C Class, nangkring dengan gagahnya di tengah-tengah ruangan. Sepeda motor ini, menjadi salah satu koleksi masterpiece Museum Polri.

Jangan salah, itu bukanlah motor Harley biasa. Motor gagah itu, dulunya menjadi kendaraan patroli polisi yang digunakan untuk patroli keamanan dalam kota, pada tahun tahun 1943. Motor ini, pernah dikendarai oleh Peltu Soedomo, mantan kepala induk Pjr. Situbondo. Pengamatan Wartakotalive, meski sudah berusia tua, namun kondisi motor masih terawat dengan baik, dari rangka hingga cat di sekujur body motor bermesin besar ini.

Selain Harley Davidson WLA C Class, di tempat ini ada pula Sepeda motor klasik merek Zundap. Kendaraan patroli ini digunakan sejak tahun 1960-1975, oleh polisi wilayah Parahyangan untuk patroli di dalam kota. Sepeda ini juga disebut sebagai blok. Sama seperti Harley Davidson WLA C Class, kondisi sepeda motor ini juga masih begitu terawat. Kerangka yang masih mulus, begitu juga dengan beberapa bagian yang lain, termasuk mesin, tangki dan jok. Semuanya, masih orisinil. Juga ada beberapa sepeda kayuh, yang dulunya digunakan sebagai alat berpatroli petugas kepolisian di beberapa daerah.

Dalam ruang ini, juga dipamerkan berbagai koleksi peralatan utama dan alat bantu utama Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjalankan tugas. Hal ini didasari karena tugas kepolisian yang khas, sehingga memerlukan alat peralatan yang khas ketika menjalankan tugasnya. Koleksi peralatan tersebut memberikan gambaran bagaimana perkembangan teknologi dalam mendukung, membantu dan dimanfaatkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjalankan tugas pokok.

Beberapa peralatan yang ada di ruangan ini, diantaranya peralatan sidik jari yang digunakan untuk menyidik beberapa kasus penegakan hokum, ada juga kamera tahun 50-an yang digunakan untuk identifikasi KTP, Kalkulator Transmitter 570C yang merupakan peralatan khusus yang dibuat pada tahun 199. Alat ini sebenarnya menjadi pemancar suara yang bekerja pada frekuensi UHF yang dikemas dan disamarkan dalam bentuk kalkulator.

Peralatan lain, adalah seragam Polri dari masa ke masa, tameng dan tongkat rotan, helm pasukan huru hara, koleksi mesin ketik lama, senjata pedang yang digunakan polisi jaman dulu, serta beberapa foto dokumentasi yang menggambarkan kegiatan-kegiatan kepolisian dalam menjalankan tugas dan perannya menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: